senang kembali lagi. setelah sekian lama gak ngisi kamu. ada banyak kejadian yang kamu lewatkan. momen yang gak tertulis. sayang sekali ya. sekarang 2012, semoga tahun ini lebih intens nulis.
hi blog..
Tuesday, January 17, 2012
santai
Wednesday, October 26, 2011
Santai itu boleh. Malas itu boleh. Mengeluh itu boleh. Semua manusiawi. Asal jangan malas-malasan dan keterusan. Karena memberikan jeda itu perlu. Jeda bisa saya artikan memberi ruang untuk Tuhan. kalaupun tidak, kita memberi ruang untuk diri kita. Karena kita manusia, human being. memberi jeda dalam rutinitas kita untuk ibadah, merenung, berfikir, instropeksi. mungkin, itu salah satu alasan kenapa dalam beribadah kita tidak boleh berfikir hal lain selain khusuk padaNya. Cobalah menenangkan pikiran untuk mencari keseimbangan. Semoga menemukan jawaban atas kerumitan.
pojokan perpus
Monday, October 3, 2011
Waktu yang kita lewati sama. Kamu juga makan makanan sama, nasi pastinya. Tapi kamu sudah menjadi "seseorang" dan aku bukan siapa-siapa. Kamu bisa banyak hal. Membuktikan prosesmu dengan hasil. ingat kata2mu kalau orang melihat kita dari apa yang kita hasilkan. Tak nyaman di hati mengingatnya. Mengingat waktu terbuang sia-sia. Ketika kamu melakukan banyak hal, mencoba ini-itu. Aku menghabiskan waktuku dengan jejaring sosial. Sekarang aku merasa tak nyaman. Tak nyaman melihat orang lain yang melebihiku.
Nasib Umi dan 6 anaknya
Tuesday, July 26, 2011
“Tuhan menciptakan manusia itu sempurna tapi manusia yang menjadikannya tidak sempurna”
Monday, June 20, 2011
Janji untuk diri sendiri.
Monday, May 23, 2011
Gak selalu menangis itu melegakan. Kadang, menangis justru membuat menyesal. Malam itu gak tau kenapa hormon emosi tumbuh tinggi seperti diberi makan setan. Semua kata yang seharusnya gak perlu dibicarakan akhirnya keluar tanpa filter. Di hari ulang tahun saya seharusnya sesuatu yang dilakukan adalah, bersyukur, bersyukur dan bersyukur. Tapi yang muncul amarah, keluhan, umpatan. Ya saya sungguh menyesal seharusnya saya lebih dewasa. Dewasa berarti mampu mengendalikan emosi dan tidak labil. Dan sudah seharusnya saya bersikap Dewasa.
